Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Kisah Sex Siapa Takut Jatuh Cinta? 1

Aopok.comNamaku Doni, dari latar belakang keluarga yang tidak mampu. Sebagai anak pertama dari keluarga yang pas-pasan, aku selalu berusaha membantu orang tuaku. Beruntung aku memiliki otak yang lumayan cemerlang dan wajah yang.. mmh.. kata orang sih cucok sekali. Sejak kecil hingga kini aku berusia 16 tahun, aku selalu mendapat beasiswa. Bahkan tak jarang aku mendapat uang jajan dari hasilku mengajari teman-teman sekolahku. Kuanggap uang itu adalah rasa terima kasih atau rasa kasihan dari mereka, tapi lumayanlah sehingga aku bisa menabung sedikit demi sedikit.


Setelah lulus SMP, aku ikut pamanku ke kota J. Disini aku mendapat tawaran beasiswa disebuah sekolah khusus pria dengan standar internasional yang sangat bergensi dan mutu pendidikan serta fasilitas kelas satu. Meskipun aku anak baru dan tidak sekaya yang lain, aku merasa cocok dan betah bersekolah disana. Memang ada beberapa anak kaya yang nakal dan pemalas, namun dengan kepandaian dan akalku yang panjang, kian hari mereka sepertinya makin segan dengan diriku.

Setengah tahun sudah aku mengeyam pendidikan ditempat ini dengan hasil studi yang sangat membanggakan. Teman-temanku semakin banyak bahkan beberapa anak senior pun mau bersahabat denganku. Suatu hari aku dipanggil kepala sekolah untuk membicarakan mengenai mau tidaknya aku bergabung dengan klub renang mereka. Awalnya aku merasa minder sekali, bukan saja karena aku adalah yang paling miskin, tapi aku juga adalah siswa junior pertama yang bergabung. Namun kepala sekolah meyakinkan aku, bahwa aku pasti mampu membuat nama sekolah ini semakin harum, disamping Roger D, Jonathan F, Indra B dan Steve E.

Mereka ber-4 ini siswa kelas tiga yang paling kaya, paling keren dan ditakuti oleh semua murid bahkan guru-gurupun segan berurusan dengan mereka. Namun menurutku, diantara mereka Steve lah yang paling sopan, pendiam, bekarisma, tidak sombong dan senyumannya itu yang paling.. mmh sungguh mempesona.

Sore itu aku diminta guru olah raga untuk datang ke gedung kolam, katanya sih
untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut mengenai kerjasama tim oleh ke-4 siswa tersebut. Suasana sekitar gedung itu sepi sekali, mungkin karena sudah bukan jam sekolag lagi. Pelan-pelan aku membuka pintu kaca dan masuk kedalam gedung kolam itu. Wah,.. kerennya. Tapi, kok sepi, aku sama sekali tidak melihat orang, bahkan air dalam kolam pun begitu tenang solah-olah sudah beberapa jam tempat ini tidak ada aktifitasnya.

“Halo,.. apa ada orang?”, teriakku.
Namun yang menjawabku hanya gema suaraku sendiri. Kupikir, baiklah aku menunggu saja sambil berjongkok dipinggir kolam. Tapi, hei.. tiba-tiba ada orang yang mendorongku dari belakang sehingga aku tercebur dan basah kuyup seluruh seragamku. Setelah berusaha mengatasi, Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia